Tuesday, 22 April 2014

Augmented Reality - UTS (Anugrah Aji Prawira 09031481317021 )

Pengertian Augmented Reality
Secara umum, augmented reality (AR) adalah penggabungan antara obejek virtual dengan objek nyata. Sebagai contoh, adalah saat stasiun televisi, menyiarkan pertandingan sepak bola, terdapat objek virtual, tentang skor pertandingan yang sedang berlangsung. Teknologi ini termasuk baru di dunia Android, tapi sudah lama ditemukan, dan walaupun ini terkesan baru di dunia Android, tetapi statusnya yang Open Source tetap melekat pada beberapa aplikasinya, artinya para pengembang masih bisa menambahkan atau mengurangkan ataupun menghilangkan, bentuk dari penerapan aplikasi ini beragam ada yang berupa visualisasi ruang lingkup nyata yang digunakan sebagai media background ada juga yang menggunakan media sensor, tetapi dalam konsep penerapan yang sama, yaitu memvisualisasikan keadaan nyata dengan dunia virtual.

Sejarah Teknologi Augmented Reality
Konsep pertama augmented reality dikenalkan oleh Morton Heilig, seorang cinematographer pada tahun 1950an. Ketika itu Augmented Reality membutuhkan sebuah alat yang besar sebagai alat output. Alat output dapat berupa yang dipasang ditubuh kita (dikenal dengan nama HMD, Head Mounted Device), ada juga yang berupa monitor, seperti monitor TV, LCD, monitor ponsel, dll.
Alat HMD pertama kali ditemukan pada tahun 1968 oleh Ivan Sutherland dari Harvard University. Augmented reality dengan input berupa sensor GPS diperkenalkan pada tahun 2003 dari hasil penelitian Loomis, dkk pada karya ilmiahnya Personal guidance system for the visually impaired using GPS, GIS, and VR technologies, pada tahun 1994.
 Ilustrasi penggunaan dua jenis perangkat HMD yang digunakan untuk menampilkan data dan informasi tambahan
Pada tahun 1996, Rekimoto dalam karya ilmiahnya Augmented Reality Using the 2D Matrix Code. In Proceedings of the Workshop on Interactive Systems and Software memperkenalkan marker 2D untuk pertama kalinya. Dua tahun kemudian ARtoolkit, augmented reality library pertama kali diluncurkan oleh Kato
Pada tahun 2009 Lab MIT(Mistry, dkk) meneliti sixth sense project dan Wear Ur World – A Wearable Gestural Interface dimana augmented reality di implementasikan pada kehidupan sehari-hari.


Arsitektur Teknologi Augmented Reality

Input
Input dapat berupa apa saja, contoh marker, gambar 2D, gambar 3D, sensor wifi, sensor gerakan, GPS, dan sensor-sensor yang lain.


Kamera
            Kamera disini sebagai perantara untuk input yang berupa gambar, baik itu marker, gambar 2D maupun 3D.


Prosessor
            Prosessor dibutuhkan untuk memproses input yang masuk dan kemudian memberikannya ke tahapan output.


Output
            Dapat berupa HMD, monitor, seperti monitor TV, LCD, monitor ponsel, dll



arsitektur pada teknologi augmented reality

Dibawah ini contoh-contoh dari penggunaan teknologi Augmented Reality, antara lain:

Kesehatan : Bidang ini merupakan salah satu bidang yang paling penting bagi sistem AR. Contoh penggunaannya adalah pada pemeriksaan sebelum operasi, seperti CTScan  atau  MRI, yang memberikan gambaran kepada ahli bedah mengenai anatomi internal pasien.

Manufaktur  dan  Reaparasi : Bidang lain di mana AR dapat diaplikasikan adalah pemasangan, pemeliharaan, dan reparasi mesin-mesin berstruktur kompleks, seperti mesin mobil dengan memproyeksikan instruksi-instruksi.

Hiburan : Bentuk sederhana dari AR telah dipergunakan dalam bidang hiburan dan berita untuk waktu yang cukup lama. Contohnya adalah pada acara laporan cuaca dalam siaran televisi di mana wartawan ditampilkan berdiri di depan peta cuaca yang berubah. Dalam studio, wartawan tersebut sebenarnya berdiri di depan layar biru atau hijau. Pencitraan yang asli digabungkan dengan peta buatan komputer menggunakan teknik yang bernama chroma-keying.

Pelatihan Militer : Kalangan militer telah bertahun-tahun menggunakan tampilan dalam kokpit yang menampilkan informasi kepada pilot pada kaca pelindung kokpit atau kaca depan helm penerbangan mereka. Ini merupakan sebuah bentuk tampilan realitas tertambah. Militer menggunakan augmented reality untuk membuat sebuah permainan perang, dimana prajurit akan masuk kedalam dunia game tersebut, dan seolah-olah seperti melakukan perang sesungguhnya.

Navigasi  Telepon Genggam : Dalam kurun waktu 1 tahun terakhir ini, telah banyak  integrasi augmented reality 
yang dimanfaatkan pada telepon genggam. Saat ini ada tiga Sistem Operasi telepon
genggam besar yang secara langsung memberikan dukungan terhadap teknologi augmented
reality  melalui antarmuka pemrograman aplikasinya masing-masing. Untuk dapat
menggunakan kamera sebagai sumber aliran data visual, maka Sistem Operasi tersebut mesti
mendukung penggunaan kamera dalam modus pratayang. Augmented reality adalah sebuah
presentasi dasar dari aplikasi-aplikasi navigasi. Dengan menggunakan GPS maka aplikasi
pada telepon genggam dapat mengetahui keberadaan penggunanya pada setiap waktu.
Di Indonesia sendiri, terdapat perusahaan MonsterAR yang telah mampu menggunakan dan mengembangkan teknologi ini, anda dapat melihat di website nya http://monsterar.net, Augmented Reality yang dapat dikembangkan mencakup Mobile Application, Augmented Reality Games maupun Augmented Reality Event.

KEUNGGULAN AUGMENTED REALITY
Kelebihan utama augmented reality adalah pengembangannya yang lebih mudah dan murah sehingga augmented reality merebak secara cepat di berbagai bidang.
Kelebihan lain dari augmented reality yaitu dapat diimplementasikan secara luas dalam berbagai media.

KEKURANGAN AUGMENTED REALITY

Salah satu kesulitan utama dalam mengembangkan aplikasi Augmented reality adalah masalah pelacakan sudut pandang pengguna. Untuk mengetahui dari sudut pandang apa yang menarik citra virtual, aplikasi harus tahu dimana pengguna mencari dunia nyata.


Beberapa Aplikasi Android yang menggunakan teknologi Augmented Reality

1.      LAYAR
Hanya dengan membidikkan kamera ke sekitar kita, kita bisa mendapatkan berbagai informasi seperti cuaca, tempat-tempat penting seperti ATM, restoran, bioskop, bahkan informasi mengenai siapa yang sedang melakukan update Twitter. Walaupun di Indonesia layer-layer (database) yang tersedia masih fokus di kota-kota besar seperti Jabodetabek, namun aplikasi ini akan terus berkembang di masa depan.

Aplikasi ini tersedia untuk Android, Iphone, Blackberry dan Symbian. 
2.      WIKITUDE
Wikitude adalah aplikasi saingan untuk layar, persis seperti layar, browser Wikitude juga bisa menampilkan berbagai info ketika kamera ponsel kita arahkan ke sekitar lengkap juga dengan info dari wikipedia. Sangat berguna jika anda akan bepergian ke tempat-tempat yang belum pernah anda kunjungi.

Aplikasi ini tersedia untuk Android, Iphone, Blackberry dan Symbian. 
3.      MENOO
Untukanda yang suka wisata kuliner, maka aplikasi yang satu ini cocok. Aplikasi ini adalah aplikasi buatan anak negeri sehingga kontennya pun fokus pada tempat-tempat kuliner dalam negeri. Tidak hanya membantu kita menentukan tempat-tempat makan terdekat, menambahkan tempat kuliner favorit,tapi kita juga bisa melihat review dari pengunjung yang lain dan menambahkan review kita sendiri. Ke depannya Menoo juga akan banyak bekerja sama dengan penyedia kuliner dan memberikan promo menarik untuk para konsumen.

Aplikasi ini tersedia untuk Android, Blackberry dan Iphone.

Tutorial membuat aplikasi Android menggunakan teknologi Augmented Reality

Pertama download library Nyartoolkit versi NyARToolkit_Android_v3.0.0-1os2.1.zip



setelah didownload ekstrak semua file, kedalam harddrive anda. selanjutnya, projek dari nyartoolkit kita import kedalam Eclipse. caranya, klik file > Import




di menu import, kita pilih Root General, kemudian pilih Menu Root Exiting Project into Workspace




klik Next, kemudian Browser Projek NyarToolkit yang sudah anda ekstrak tadi. dan jangan lupa, untuk memberi tanda cek list Copy Project Into Workspace, selanjutnya klik Finish



setelah proses import library selesai, anda akan mendapatkan full library seperti ini:



idak ada pengaturan apa-apa disini, untuk menjalankan library, klik kanan root library Nyartoolkit paling atas, NyARToolkit_Android_v3.0.0-1os2.1 lalu pilih Run As > Application Android



saat dijalankan, dia tidak keluar apa-apa, hanya gambar kotak hitam, dengan latar gambar catur. tidak masalah, itu dikarenakan AVD tidak punya fasilitas support ke Kamera.


untuk menginstallnya ke Device Android anda, colokkan Android anda dengan USB, lalu tunggu sampai Eclipse mendeteksi Android anda. saat Android anda sudah terdeteksi, jalankan lagi Run Application, nanti secara otomatis AR Android anda akan terinstall di Device Android anda.

\
tunggu sampai proses instalasi selesai, nanti secara otomatis kamera akan muncul di Android anda, nah langsung deh arahkan kamera anda di Marker Kanji atau Hiro, maka akan ada Animasi AR Robot Android. Selamat anda berhasil membuat AR Android. (^0^)











No comments:

Post a Comment